5 Tempat Berburu Buka Puasa dan Takjil Legendaris di Jakarta


Bulan Ramadhan merupakan bulan suci umat muslim, pada bulan ini dimanfaatkan untuk lebih banyak bersilaturrahmi di tengah kegiatan yang tak pernah ada jedanya.  Yup. umat muslim sering mengadakan acara berbuka puasa bersama keluarga besar ataupun bersama teman-teman, sekaligus juga merupakan ajang silaturrahmi, hal yang agak sulit dijumpai di tengah padatnya aktivitas di Jakarta.  Yuk, kita bahas tempat buka puasa dan takjil legendaris di Jakarta.

Tempat Berburu Buka Puasa dan Takjil Legendaris di Jakarta

1. Pasar Benhil, Jakarta Pusat

Suasana Pasar Benhil menjelang buka puasa di Jakarta, 19 Mei 2018.
Sumber: TEMPO/Chitra Paramaesti.

Pasar Benhil merupakan tempat berburu buka puasa dan takjil legendaris di Jakarta Pusat, yang berada di lokasi yang strategis, diantara gedung perkantoran.  Pedagang yang berasal dari bermacam daerah memenuhi lapak non-permanen di Pasar Benhil.  Berbagai macam makanan di jual di pasar yang berada di tengah lokasi perkantoran ini, dari berbagai macam penganan takjil, kolak, bahkan, gudeg, lamang tapai, sampai rendang pun ada disini.

Pasar  ini mudah dicapai dengan transportasi umum, dapat menggunakan Trans Jakarta, bus Kopaja, maupun dengan kereta MRT.

Jika ingin berbuka puasa beramai-ramai di pasar yang legendaris ini, sebaiknya datang pukul 16.OO, karena semakin mendekati waktu berbuka puasa, maka pasar akan semakin sesak dengan pelanggan pemburu buka puasa dan takjil.

2. Pasar Soka, Jakarta Utara

Lokasi berburu makanan berbuka dan takjil legendaris berikutnya, yaitu Pasar Soka, yang berada di gang kecil Jalan Soka, kelurahan Rawabadak Utara.  Pasar ini berada sekitar dua kilometer dari Islamic Center dan dekat dengan Pasar Ular.

Di pasar ini dapat ditemukan berbagai macam penganan takjil sampai dengan makanan berat dengan harga yang tak menguras isi kantong.  Di pasar yang sudah ada lebih dari dua puluh tahun yang lalu ini ada makanan yang jarang ditemukan di tempat lain, seperti tumis kerang hijau.  Kerang hijau yang berbentuk pipih ini diolah dengan bumbu yang memiliki dominasi dan kunyit ini memiliki rasa yang gurih.

Masakan disini murah meriah dengan rasa masakan yang mantap, demikan ujar seorang ibu yang sedang membeli lauk beserta olahan sayurnya.

3. Pasar Rawamangun, Jakarta Timur

Pasar Rawamangun pusat berburu takjil
Sumber; Dimas/Okezone

Berikutnya adalah Pasar Rawamangun, lokasi berburu buka puasa takjil di Jakarta Timur.  Pasar legendaris ini berlokasi di Jakarta Timur.

Disini dapat ditemukan beragam penganan takjil maupun berbuka puasa, seperti aneka gorengan, kue kering, es kelapa muda, beraneka macam kolak, sup buah, dan lain-lain.

Makanan yang banyak digemari di pasar ini adalah es cendol durian dan lemang tapai.  Khusus lemang tapai, jarang ditemui pada saat hari-hari biasa.

4. Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat

Pedagang di jalan Panjang berderet hampir sepanjang 300 meter, dengan lebar 5 meter.  Makanan yang dijual oleh pedagang bervariasi dari gorengan, kolak, mi juhi, sampai dengan makanan berat, seperti nasi rames dan gudeg.

Namun, jumlah penjual di jalan ini, semakin lama, semakin berkurang, menurut pedagang yang sudah bertahun-tahun berjualan di jalan ini.

5. Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Di Blok S terdapat berbagai penganan khas takjil dan berbuka puasa, seperti kolak, biji salak, dan macam-macam es.  Para pemburu takjil akan dapat memilih penganan takjil favoritnya.

Penganan "makan berat" yang dapat dipilih oleh para pengunjung pun beraneka ragam tersedia di tempat ini, seperti nasi goreng, bakso, sate, mie ayam, dan lain-lain.

So, kalian yang ingin berburu buka puasa dan takjil di tempat legendaris di Jakarta, bisa segera mendatangi tempat-tempat ini, Guys!  Akan lebih menyenangkan, jika berburu buka puasa dan takjil, beramai-ramai bersama keluarga ataupun teman-teman, lho, Guys!

Sebutkanlah tempat berbuka puasa dan takjil favorit yang sering kalian kunjungi bersama keluarga maupun teman-teman, Guys!
























13 komentar:

  1. Kalau saya, selama tinggal di Malaysia, paling sering berburu takjil di Bazaar Ramadhan, di lokasi pasar malam. Biasanya, saya suka membeli jenis camilan yang unik dan khas negeri jiran. Namun yang paling kusuka adalah bubur lambuk, bubur khas negeri ini.

    BalasHapus
  2. Wah Jakarta banyak pilihan berburu takjil yaa..kalau di tempat saya, yg paling banyak pedagang ya di alun alun depan masjid agung.
    Tapi saya itu paling males keluar menjelang magrib gitu. Tidak tenang dan antrian banyak. Jadinya sering pilih mengandalkan ojol saja ehehe

    BalasHapus
  3. Saya sih berburu takjilnya yang deket rumah aja deh. Sedapetnya. Engga tahan antri dan macetnya kalau di Bandung untuk berburu takjil di tempat favorit. Pukul 4 sore lalu lintas udah kayak orang panik, semua buru-buru.

    BalasHapus
  4. Saya tidak pernah berburu takjil mbak, duh kasihan banget ya saya. Terus dapat takjil di mana? Yah terpaksa bikinlah, eh tidak terpaksa juga sih, seikhlasnya saya saja. Takjil untuk anggota keluarga saya mah, tidak neko-neko. Asal ada sirop dan susu, tambah kurma, jadi deh.

    BalasHapus
  5. Wow bisa kalap kalo aku datang ke tempat-tempat kayak gini mah. Tapi sekarang lagi pengen gaya hidup sehat ah denga mengurangi gorengan hehe selamat puasa mbak

    BalasHapus
  6. Berkahnya Ramadhan ya, Bun. Para pedagang laris manis dagangannya, Aamiin. Aku kadang ngeri kalau datang ke pusat jajanan legendaris begini. Khawatir kalap karena semuanya kelihatannya menggoda gitu, kan? Hahaha ...

    BalasHapus
  7. Benhil itu dari dulu emang pusatnya jajanan enak. Hehehe.. selalu sukak belanja makanan di sana, murmer dsn kenyang

    BalasHapus
  8. Kalo dulu kita berburu kulinernya di Blok S. Maklum tinggalnya daerah Selatan terus saya, hehehe.

    BalasHapus
  9. Wah, 6 tahun di Jakarta belum pernah nyoba satu pun tempat2 di atas, kekeke. Selama ini puasa selalu punya balita. Jadi males ke mana-mana. Pokok duduk manis nunggu bedug sama anak-anak. Kapan-kapan boleh deh, ajak Pak Swami buat nyobain salah satunya.

    BalasHapus
  10. Yang pernah cuma Jl Panjang karena lumayan dekat dari Joglo rumah saya
    Duh memang ngabuburit cari takjil begini bikin kalap hihihi

    BalasHapus
  11. Di mana-mana selalu ada bazar takjil jika Ramadan tiba ya, Mbak. Di tempat saya pun ada. Tinggal pilih saja jika tidak sempat masak atau memang berencana tidak masak :) Saya jarang sih beli-beli di bazar Ramadan, tapi tidak anti. Sesekali tetep pengen Jajan juga

    BalasHapus
  12. Banyak juga berburu takjil di Jakarta ya, Mbak. Jadi mupeng nih. Menunya lumayan bikin ngiler hehehe

    BalasHapus
  13. Klo Saya paling-paling beli takjil gorengan yg deket-deket aja, ke pasar malah bikin repot wkwkwk. Dan untuk buka nya paling-paling beli Dari warteg. Maklum.

    Salam kenal Dari blog Saya mcandrawijaya.blogspot.com

    BalasHapus