Mau Mudik Iedul Fitri? Ini 13 Tips Rumah Aman Ditinggal Mudik!

Mudik saat merayakan Iedul Fitri merupakan tradisi bagi masyarakat Indonesia.  Pada saat itulah, kesempatan hampir setiap orang dalam keluarga besar dapat berkumpul, bersilaturrahmi, bermaaf-maafan.  Namun, kebahagiaan berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman, janganlah melupakan keamanan rumah yang ditinggal dengan mudik.  Berikut ini 13 tipas rumah aman, saat ditinggal mudik dari pemerintah provinsi DKI Jakarta

TIPS RUMAH AMAN SAAT MUDIK LEBARAN

Tips Mudik Lebaran

1. Cabut Koneksi Peralatan Elektronik/Listrik

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah mencabut koneksi peralatan elektronik/listrik.  Hal ini mencegah terjadinya korsleting listrik, pada saat rumah ditinggal mudik untuk merayakan Iedul Fitri di kampung halaman.

2. Cabut Regulator Gas dan Matikan Kompor

Regulator gas yang masih terhubung dengan tabung gas berbahaya jika ditinggal agak lama oleh penghuni rumah, karena tidak ada yang mengontrol keadaan tabung dan regulator gas tersebut.  Ketika rumah akan ditinggal mudik, pastikan kompor dalam keadaan mati, hal ini agar memastikan rumah dalam keadaan aman.

3. Simpan Dokumen Berharga di Tempat Aman atau Lebih Tinggi, Terutama di Wilayah Rawan Genangan

Biasanya mudik memakan waktu yang agak lama, untuk itu sebaiknya dokumen berharga disimpan di tempat aman, terkunci.  Terutama di wilayah yang rawan genangan, sebaiknya dokumen berharga disimpan di tempat yang lebih tinggi dari tinggi genangan maksimal.

4. Pastikan Semua Pintu dan Jendela Terkunci

Pintu dan jendela yang tidak terkunci, akan mengundang pencuri masuk ke dalam rumah.  Oleh sebab itu, pastikan semua pintu dan jendela terkunci, ketika akan mudik

5. Kosongkan Tempat Penampungan Air dan Bak

Tempat penampungan air dan bak yang tetap terisi dan ditinggalkan mudik dalam waktu yang lama, akan mengundang jentik nyamuk dan bibit penyakit berkembang biak. Oleh sebab itu seharusnya tempat penampungan air dan bak dikosongkan. 

6. Kosongkan Kulkas/Lemari Pendingin

Bahan makanan atau pun makanan yang tetap terisi di kulkas atau pun lemari pendingin dengan waktu yang lama akan mengalami kebusukan.  Hal ini disebabkan bahan makanan atau pun makanan tersebut memiliki batas waktu dalam penyimpanannya, oleh sebab itu, sebaiknya sebelum mudik, kulkas/lemari pendingin dikonsongkan terlebih dahulu.

7. Kosongkan Tempat Sampah

Tempat sampah yang ada di dalam rumah, sebaiknya dikosongkan, untuk menghindari berkambang biaknya bibit penyakit

8. Lapor Keberangkatan Mudik ke Ketua RT/Satpam/Tetangga

Jika ingin berangkat mudik, sebaiknya lapor dahulu kepada Ketua RT ataupun tetangga, biasanya hal ini dilakukan pada lingkungan yang antar tetangganya saling mengenal dengan baik.  Dapat juga lapor kepada Satpam (satuan pengamanan) yang bertugas di lingkungan rumah masing-masing, biasa dilakukan dengan istilah 'nitip rumah'.

9. Titipkan Kendaraan di Kantor Lurah/Camat/Kota

Ini adalah salah satu tips dari pemrov DKI Jakarta, yaitu menitipkan kendaraan di Kantor Lurah, atau Kantor Camat, atau pun Kantor Kota.

10. Titipkan Binatang Peliharaan di Tempat Penitipan Hewan

Nah, ini satu yang suka terlewatkan, binatang peliharaan tertinggal dirumah, ketika pemiliknya mudik!  Sebaiknya ketika akan mudik, binatang peliharaan dititipkan di tempat penitipan hewan, agar kebersihan dan kesehatannya tetap terjaga.

11. Jangan Terlihat Kosong

Rumah yang terlihat kosong, dapat memancing perhatian pencuri.  Merupakan hal yang penting untuk mengecoh perhatian pencuri, seperti melakukan otomatisasi lampu, agar lampu dapat menyala pada sore hari dan mati pada pagi hari, sesuai jadual yang telah ditentukan, agar rumah tidak terlihat kosong.  Atau dapat juga menaruh sandal atau pun sepatu di depan rumah, agar rumah terlihat seperti berpenghuni.

12. Pentingnya Alarm


Alarm rumah
Walaupun pintu dan jendela sudah dikunci menjelang mudik, sebaiknya rumah dipasang alarm, agar tetangga ataupun pihak keamanan tahu, pada saat rumah disatroni pencuri.  Lebih baik pula, jika gembok dipasang alarm, sehingga jika rumah dimasuki orang lain secara paksa dapat cepat diketahui oleh pihak keamanan ataupun tetangga.

13. Penggunaan sistem keamanan terkini, CCTV

Perangkat CCTV

CCTV (Close Circuit Television) adalah alat perekam yang menggunakan kamera video dan menghasilkan data video atau pun audio.  Saat ini dengan menggunakan CCTV, pemudik bisa mengontrol keadaan rumah dan sekeliling rumah melalui gadget yang dimiliki, hal yang memudahkan bagi pemudik, bukan?  Jika terjadi sesuatu hal yang bisa mengancam keadaan rumah, maka pemudik bisa menghubungi pihak keamanan setempat.

Friends, bagaimana rencana mudik Iedul Fitri kalian? Apakah kalian telah menerapkan tips diatas, agar rumah aman, ketika ditinggal mudik?













2 komentar:

  1. Kalau mau pergi dalam waktu lama itu emang sering bikin degdegan. Pernah kelupaan belum nyalain lampu sampe harus balik lagi. Allhamdulillah belum setengah jalan :D

    BalasHapus
  2. Pernah mudik, suamiku lupa nyuci piring dong,astaga ditinggal 2 minggu baunya udh kayak apa tau 😭😭

    BalasHapus