Ini Lho, 9 Jenis Bumbu Dapur yang Bermanfaat Bagi Kesehatan di Masakan Minang!


Masakan Minang terkenal memiliki banyak kandungan bumbu dapur di dalamnya.  Ternyata, bumbu dapur tersebut masing-masing memiliki manfaat bagi kesehatan, lho!  Yuk, kita kupas tuntas kandungan yang terdapat dalam 9 jenis bumbu dapur yang biasa terdapat di Masakan Minang!

Macam-Macam Masakan Minang (Dokumen pribadi)


9 Jenis bumbu dapur dalam Masakan Minang


Beberapa bumbu dapur yang sering digunakan dalam masakan Minang, yaitu jahe, lengkuas, kunyit, bawang merah, bawang putih, daun-daunan, dan tentu tidak ketinggalan cabai.

1. Jahe

Jahe
Sumber: Pixabay.com


Jahe merupakan salah satu bumbu yang paling sering digunakan pada saat mengolah masakan Minang.  Bumbu yang berwarna kuning kecokelatan ini memiliki rasa yang hangat dan agak manis.  Jahe tahan disimpan selama berbulan-bulan.  Bumbu dapur yang satu ini dapat sangar mengurangi nafsu makan, sehingga baik dimakan oleh orang yang berdiet.  Jahe bermanfaat menghangatkan serta menyehatkan tubuh, karena mempunyai sifat anti inflamasi, juga sebagai pelega tenggorokan.

2. Lengkuas


Sekilas lengkuas memiliki bentuk yang sama dengan jahe, namun rasa dan fungsinya berbeda. memiliki aroma yang lebih wangi serta rasa pahit keasam-asaman khas rempah-rempah.  Seperti juga jahe, lengkuas banyak digunakan pada masakan Minang, seperti Rendang Daging, Bebek Lado Hijau, Gulai Tunjang, atau pun Gulai Ayam.  Lengkuas atau laos mengandung zat flavonoid, sodium, vitamin A, vitamin C, quercetin, dan lain-lain.  Lengkuas dapat mengurangi resiko kanker, menjaga kesehatan mulut, serta menurunkan demam.

3. Serai


Serai terkenal merupakan tumbuhan yang dapat mengusir nyamuk di dalam ruangan.  Bumbu dapur berbentuk batang ini memiliki fungsi memberikan aroma pada masakan Minang, seperti Rendang Ayam  dan Sayur Kapau, juga bermanfaat untuk mengatasi diare, batuk, nyeri lambung, serta pegal-pegal.  Air perasan batang serai juga bagus sebagai obat batuk, peluruh keringat, serta sebagai obat kumur.

4. Kunyit


Kunyit biasanya digunakan untuk memasak macam-macam gulai, juga mengandung zat sehat, Curcumin.  Bumbu dapur yang berwarna oranye ini bermanfaat untuk meredakan sakit kepala, meredakan sakit perut, sakit karena menstruasi, meredakan nyeri persendian, sampai meningkatkan nafsu makan.

5. Cabai merah

Cabai merah dan tomat
Sumber: Pixabay.com


Cabai merah paling banyak digunakan dalam masakan Minang, seperti Daging Asam Pedas dan Dendeng Lambo' Balado.  Cabai merah banyak mengandung vitamin C, sehingga bagus untuk penyakit sariawan.  Biasanya cabai merah diolah dengan cara digiling dan dihaluskan.

6. Bawang merah


Bawang merah memiliki kandungan flanovoid dan fenol, serta senyawa sulfur, sehingga bersifat antioksidan dan dapat membantu memperbaiki kerusakan akibat radikal bebas, meredakan peradangan, mengatasi infeksi bakteri dan virus, dan menyeimbangkan kadar kolestral serta gula darah.  Bawang merah hampir selalu digunakan sebagai bumbu dalam masakan Minang, seperti Gulai Tunjang, Dendeng Lambo' Balado, Bebek Lado Hijau, dan Daging Asam Padeh.  Menurut penelitian, bawang

7. Bawang putih

Bawang putih
Sumber: Pixabay.com


Bawang putih digunakan hampir di setiap masakan Minang, seperti bawang merah, namun dengan kadar lebih sedikit.  Bawang putih bagus buat yang mau berdiet, karena meningkatkan metabolisme pada individu, selain itu juga mengatur tekanan darah.


8. Merica


Merica atau lada biasanya memberikan rasa pedas pada masakan.  Biasanya digunakan untuk masakan sup, seperti sup Iga, atau sup daging.  Merica bermanfaat untuk pereda sakit kepala, membuat tubuh terasa hangar, serta mengatasi bau keringat yang berlebih.

9. Daun jeruk


Daun jeruk memberikan aroma sedap kepada masakan, biasanya yang digunakan adalah daun jeruk purut.  Daun jeruk biasanya diiris atau disobek sebelum dimasukan ke dalam masakan bersama bumbu dapur lainnya.

So, jangan takut menyantap masakan Minang khususnya, masakan khas Indonesia pada umumnya, karena menggunakan bumbu-bumbu yang bermanfaat bagi kesehatan!







19 comments:

  1. Bumbu masakan minang mmg spicy ... Lezat tak tergantikan. Saya penggemar masakan padang, walau asli lampung. Lidah sumatera mgkn ya...

    ReplyDelete
  2. Masakan minang emang tiada duanya, meskipun kayanya ribet masaknya ya, terlebih rendang, katanya kalo mau enak harus berjam-jam ya?

    ReplyDelete
  3. BUmbu minang itu lengkap jadi hasil masakannya bikin maknyuss. Tidak ada duanya dan bikin kangen.

    ReplyDelete
  4. Betul. Bumbu ini selain bikin sedap juga berkhasiat ya

    ReplyDelete
  5. Minang dengan Padang sama ngga ya ? Saya punya teman orang padang, masakannya ambooyy sedapnya.. Soal bumbu dia sangat disiplin, apa saja yg harus ada, dan takarannya..

    ReplyDelete
  6. Memang mantap ya masakan minang itu selalu menggoda. paduan bumbunya itu loh bikin goyang lidah. Dan pastinya bumbunya alami dan sehat

    ReplyDelete
  7. aku jd lapeeeer liat fotonya :D. krn aku org batak, dan di sumatra makanan kaya bumbu dan rempah seperti masakan padang itu udh biasa. jd ga heran aku jg sukaaaa bgt masakan padang. ga terlalu beda jg ama makanan dr kampungku :D. pas pindah k jakarta, baru deh kalo mau masakan kaya bumbu, ya hrs ke resto padang :D. itupun kdg cita rasanya beda dr di padangnya sendiri.. mungkin udh modifikasi supaya sesuai ama lidah jawa :D

    ReplyDelete
  8. Minang masakannya kaya rempah. Dan aku bangga sebagai orang Minang. Sayangnya untuk urusan mengolah masakannya aku masih amatiran��

    ReplyDelete
  9. Bumbu masakan selain untuk penyedap, berguna untuk kesehatan juga ya...

    ReplyDelete
  10. Masakan Minang memang favorit dengan beragam bumbu rempah yang tasty dan spicy itu ternyata menyimpan beragam manfaat buat kesehatan juga ya..nice info

    ReplyDelete
  11. Weh, semua bumbu itu aku suka. Bikin masakan tambah mantap soalnya.. hehehehe

    ReplyDelete
  12. Masakan Minang dikenal jg dengan pedasnya ya Mbak, secara pakai bumbu2 pedas gini, tapi bumbu/rempahnya ini asli kaya manfaat banget yaah. Jadi pengen makan rendang nih 😆

    ReplyDelete
  13. Konsisten dengan bumbu Minang ya mbak Eva, walau sekarang suami bukan orang Minang lagi, di rumah makanan Minang setia menemani setiap lebaran mbak

    ReplyDelete
  14. Saya paling hapal aroma mericanya. Itu yg bikin masakan padang hangat di perut, bukan hanya sekadar pedas.

    ReplyDelete
  15. Karena saya sudah familiar dengan bumbu-bumbu di atas jadi sepertinya saya juga bisa buat masakan minang kali ya, hehe. Tapi kalau konsumsi masakan minang emang saya nggak bisa karena nggak tahan dengan pedasnya.

    ReplyDelete
  16. Saya juga suka menggunakan bumbu-bumbu tadi mbak.. daun jeruk itu mantap banget deh bikin sedap dan harum masakan.. jadi menggugah selera

    ReplyDelete
  17. Kalo saya biasa mengkonsumsi jahe itu setiap pagi, dibuat menjadi minuman pengganti teh

    ReplyDelete
  18. Indonesah emang kaya banget rempah2nya ya. Kunyit tuh emang top markotop,cuma warna kuningnya itu kak,suka gak ilang2 kalo abis marut atau ngupas kunyit. Biasanya ngilanginnya pakai apa kak?

    ReplyDelete
  19. Pernah ke Padang, hmm... jadi kangen masakan dari sananya asli. Kalau di Jawa rasanya agak beda gitu

    ReplyDelete